Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya pembenahan kualitas aparat penegak hukum, terutama di lingkungan Kejaksaan dan Kepolisian. Ia meminta peningkatan dilakukan secara bersamaan pada tiga aspek, yakni kompetensi, integritas, dan profesionalisme.
Prabowo menyampaikan hal tersebut dalam program Presiden Prabowo Menjawab, yang dikutip pada Jumat (18/9/2026). Menurut dia, keberadaan aparat penegak hukum yang dapat diandalkan merupakan salah satu syarat penting bagi keberhasilan sebuah negara.
“Ya saya kira mau tidak mau kita harus meningkatkan kompetensi, integritas, dan profesionalisme baik kejaksaan maupun kepolisian. Itu mau tidak mau. Jadi salah satu syarat negara yang berhasil adalah aparat penegak hukum yang bisa diandalkan. Berarti bersih, tidak korup!” tegas Prabowo.
Tantangan besar di lapangan
Presiden mengakui peningkatan kualitas aparat penegak hukum bukan pekerjaan mudah. Ia menyebut tantangannya sangat besar karena aparat berhadapan langsung dengan masyarakat dalam menjalankan tugasnya.
Menurut Prabowo, posisi tersebut membuat aparat penegak hukum menghadapi beragam godaan. Tugas mereka tidak hanya berkaitan dengan penanganan perkara, tetapi juga bersentuhan langsung dengan kepentingan rakyat.
“Ini tantangan yang sangat besar. Karena godaan sangat besar. Iya kan? Karena memang penegak hukum ini selalu berurusan sama rakyat,” ujar Prabowo.
Pernyataan itu disampaikan ketika Prabowo menjelaskan kompleksitas pekerjaan aparat penegak hukum. Ia menyebut berbagai jenis kejahatan yang harus dihadapi, mulai dari kejahatan kerah putih hingga penyelundupan, narkoba, dan perjudian.
Integritas menjadi perhatian utama
Dalam penekanannya, Prabowo menempatkan kebersihan dan penolakan terhadap korupsi sebagai bagian utama dari aparat yang bisa dipercaya. Ia tidak memisahkan tuntutan integritas dari peningkatan kompetensi maupun profesionalisme, melainkan menyebut ketiganya sebagai aspek yang perlu diperkuat di Kejaksaan dan Kepolisian.
Kompetensi diperlukan karena aparat menghadapi ragam tindak kejahatan dengan karakter berbeda. Pada saat yang sama, profesionalisme dibutuhkan dalam pelaksanaan tugas, sedangkan integritas menjadi dasar agar kewenangan penegakan hukum tidak disalahgunakan.
Prabowo tidak merinci langkah atau program tertentu untuk mewujudkan peningkatan tersebut dalam pernyataannya. Ia menegaskan, aparat penegak hukum yang bersih, tidak korup, dan dapat diandalkan merupakan bagian dari syarat negara yang berhasil.
