31.4 C
Jakarta

**Gerindra Akui Koalisi Bahas RUU Pemilu, Setuju Ambang Batas 5%**

Published:

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Sugiono mengungkapkan bahwa para ketua umum partai politik telah bertemu untuk membahas revisi Undang-Undang (RUU) Pemilu. Dalam pembahasan tersebut, Gerindra menyatakan kesepakatannya terhadap ambang batas parlemen sebesar 5 persen.

Pertemuan itu berlangsung beberapa waktu lalu dan dihadiri perwakilan Partai Gerindra, yakni Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad. Sugiono menyampaikan informasi tersebut saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (16/9/2026).

Gerindra Setuju Ambang Batas 5 Persen

Menurut Sugiono, angka 5 persen merupakan besaran ambang batas parlemen yang disepakati Gerindra. Angka itu sebelumnya diusulkan oleh Partai Golkar dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Dengan demikian, posisi Gerindra dalam pembahasan tersebut sejalan dengan usulan kedua partai itu. Namun, keterangan Sugiono menunjukkan bahwa pembahasan mengenai RUU Pemilu masih berada dalam tahap komunikasi dan pertemuan antarketua umum partai politik.

Ia menyebut pertemuan para pimpinan partai politik tersebut membicarakan arah perubahan aturan pemilu, termasuk besaran ambang batas parlemen. Forum itu melibatkan partai-partai koalisi pemerintahan yang memiliki pandangan mengenai perlunya penyelenggaraan pemilu yang lebih efisien dan efektif.

Suara Pemilih Tetap Diakomodasi

Selain mempertimbangkan efisiensi pemilu, pembahasan tersebut juga memperhatikan suara pemilih yang belum terwakili. Sugiono mengatakan, partai politik perlu memastikan suara rakyat yang tersisa tetap mendapat tempat dalam proses politik.

“Kemudian juga bagaimana suara-suara rakyat yaitu yang tersisa atau apa, itu tetap bisa terakomodir dengan baik. Karena bagaimana pun itu adalah suara dan aspirasi mereka,” ujar Sugiono.

Pernyataan itu disampaikan ketika ia menjelaskan alasan Gerindra menyepakati ambang batas parlemen sebesar 5 persen. Bagi Gerindra, pembahasan revisi UU Pemilu tidak hanya berkaitan dengan efisiensi dan efektivitas pelaksanaan pemilu, tetapi juga dengan upaya menjaga agar aspirasi masyarakat tetap terakomodasi.

Besaran ambang batas parlemen menjadi salah satu isu yang dibicarakan dalam pertemuan para ketua umum partai politik tersebut. Gerindra hadir melalui Dasco, sementara Sugiono menyampaikan sikap partainya setelah pertemuan itu berlangsung. Dalam perkembangan pembahasan yang disebutkan Sugiono, angka 5 persen menjadi besaran yang disepakati Gerindra, sebagaimana usulan Golkar dan PKS.

Source link

Related articles

Recent articles