32.4 C
Jakarta

Seskab Teddy Ungkap Program Magang Nasional untuk Difabel: Terobosan Progresif

Published:

Program Magang Nasional 2026 Diresmikan

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengumumkan peluncuran Program Magang Nasional (PMN) 2026 dengan melibatkan 150 ribu peserta. Program ini tidak hanya memberikan kesempatan bagi lulusan perguruan tinggi, tetapi juga membuka ruang bagi difabel untuk ikut serta.

Terobosan Inklusivitas Pemerintahan Prabowo

Pengamat politik Igor Dirgantara menyambut baik langkah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang memberikan kesempatan bagi difabel untuk turut serta dalam program magang nasional ini. Menurut Igor, keputusan ini menunjukkan inklusivitas yang progresif dari pemerintahan Prabowo.

“Program ini bisa dibilang sebagai salah satu terobosan paling progresif di era pemerintahan Prabowo dalam hal inklusivitas. Dalam hal krusial memberikan kesempatan kerja tidak saja bagi lulusan PT (perguruan tinggi) tapi juga berlaku bagi kelompok difabel,” ujarnya.

Menjawab Tantangan Pengangguran Terbuka

Program ini diinisiasi Presiden Prabowo sebagai upaya konkret untuk menurunkan angka pengangguran terbuka yang masih menjadi masalah serius di Indonesia. Igor optimis dengan capaian positif dari PMN 2025, di mana 30 persen dari peserta berhasil diterima sebagai karyawan tetap setelah magang.

“Ini artinya bahwa program ini mampu menjawab kebutuhan pasar kerja akan tenaga kerja yang siap pakai,” tambah Igor.

Igor juga menyoroti perluasan cakupan peserta PMN 2026, yang kini juga melibatkan kaum disabilitas. Ia berharap program ini dapat mencapai lebih banyak peserta di luar Pulau Jawa untuk memberikan kesempatan yang lebih luas.

Sumber: Sindonews

Source link

Related articles

Recent articles