KH Ulil Abshar Abdalla, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), mengungkapkan pandangannya terkait kasus komika Pandji Pragiwaksono yang dilaporkan atas materi komedinya di acara Mens Rea. Ulil mengekspresikan rasa prihatinnya bahwa seorang komedian yang seharusnya menghibur malah harus menghadapi proses hukum. Menurutnya, keberadaan humor sangat penting dalam masyarakat dan seharusnya dihargai lebih karena humor dapat menjadi kunci kebahagiaan. Ulil juga menegaskan bahwa aliansi yang melaporkan Pandji Pragiwaksono ke Polda Metro Jaya atas nama Angkatan Muda Nahdlatul Ulama bukan bagian dari PBNU. Ia menjelaskan bahwa sejak dulu banyak kelompok atau individu yang menggunakan nama NU untuk aktivitas mereka. Polda Metro Jaya telah merespons cepat laporan terkait dugaan penghasutan dan penistaan agama dalam acara stand up comedy Mens Rea yang dilakukan oleh Pandji Pragiwaksono.
Ketawa Bersama: Mengapa Kita Perlu Lebih Banyak Tawa di Negeri Ini
Published:
