28.2 C
Jakarta

Hari Kesaktian Pancasila vs Hari Lahir Pancasila: Bedanya

Published:

Memasuki Oktober, masyarakat Indonesia memperingati Hari Kesaktian Pancasila setiap 1 Oktober. Tanggal ini kerap tertukar dengan Hari Lahir Pancasila yang diperingati pada 1 Juni karena keduanya sama-sama berkaitan dengan Pancasila sebagai dasar negara. Padahal, kedua peringatan tersebut lahir dari momentum sejarah yang berbeda.

Hari Lahir Pancasila dan gagasan dasar negara

Hari Lahir Pancasila merujuk pada pidato Soekarno dalam sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 1 Juni 1945. Dalam sidang itu, Soekarno menyampaikan gagasan mengenai dasar negara Indonesia sekaligus memperkenalkan istilah “Pancasila”.

Gagasan tersebut kemudian melalui rangkaian pembahasan dan perubahan. Rumusan akhirnya tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang disahkan pada 18 Agustus 1945. Karena itu, peringatan 1 Juni menitikberatkan pada momentum lahirnya gagasan Pancasila dalam proses persiapan kemerdekaan Indonesia.

Pemerintah menetapkan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila melalui Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016. Keppres tersebut juga menetapkan Hari Lahir Pancasila sebagai hari libur nasional.

Hari Kesaktian Pancasila terkait peristiwa 1965

Berbeda dari Hari Lahir Pancasila, Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap 1 Oktober. Peringatan ini berkaitan dengan peristiwa Gerakan 30 September 1965 yang diikuti penculikan dan pembunuhan sejumlah perwira Angkatan Darat.

Peristiwa pada 30 September hingga 1 Oktober 1965 itu kemudian menjadi bagian penting dalam sejarah politik dan ketatanegaraan Indonesia. Hari Kesaktian Pancasila dikaitkan dengan upaya mengenang peristiwa tersebut sekaligus menegaskan Pancasila sebagai dasar negara.

Secara hukum, 1 Oktober ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila melalui Keputusan Presiden Nomor 153 Tahun 1967 yang ditetapkan pada 27 September 1967. Keputusan presiden tersebut masih berstatus berlaku.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila setiap tahun ditandai dengan pelaksanaan upacara. Salah satu lokasi yang memiliki kaitan erat dengan peringatan itu adalah Monumen Pancasila Sakti di Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Mengapa kedua peringatan sering tertukar?

Kesamaan nama dan keterkaitan langsung dengan Pancasila membuat Hari Lahir Pancasila dan Hari Kesaktian Pancasila kerap dianggap sebagai peringatan yang sama. Padahal, perbedaan utamanya terletak pada latar sejarah, waktu, dan makna yang dikandung.

Hari Lahir Pancasila diperingati pada 1 Juni untuk mengenang penyampaian gagasan Pancasila oleh Soekarno dalam sidang BPUPKI pada 1945. Momentum ini berada dalam periode persiapan kemerdekaan dan berkaitan dengan proses perumusan dasar negara.

Sementara itu, Hari Kesaktian Pancasila diperingati pada 1 Oktober dalam konteks sejarah Indonesia setelah kemerdekaan, khususnya peristiwa politik dan keamanan pada 1965. Peringatan tersebut menempatkan Pancasila dalam kaitan dengan peristiwa Gerakan 30 September serta penegasan kedudukannya sebagai dasar negara.

Dengan memahami perbedaan tanggal dan latar belakangnya, masyarakat dapat memperingati Hari Lahir Pancasila maupun Hari Kesaktian Pancasila sesuai konteks sejarah masing-masing, sebagaimana dirangkum dari BPIP dan sumber-sumber terkait.

Source link

Related articles

Recent articles