27.6 C
Jakarta

**Tak Ada yang Kenal Gibran? Fakta dan Sorotan Publik**

Published:

Roy Suryo mengklaim telah mendatangi langsung UTS Insearch di Australia untuk menelusuri riwayat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Dari penelusuran yang disebutnya dilakukan di kampus tersebut, Roy mengaku tidak menemukan orang yang mengenal Gibran sebagai siswa yang pernah menempuh pendidikan di sana.

Pernyataan itu disampaikan Roy dalam program Interupsi di iNews TV, Kamis (24/9/2026). Ia mengatakan, pengecekan tersebut dilakukan dengan menemui sejumlah orang yang pernah bersekolah di UTS Insearch pada periode 2004-2007, yakni rentang waktu yang disebut sebagai masa pendidikan Gibran di institusi tersebut.

Roy pertanyakan jejak pendidikan Gibran

Menurut Roy, ia secara langsung menanyakan kepada para alumni atau orang-orang yang berada di lingkungan UTS Insearch pada masa tersebut apakah mereka pernah mengenal Gibran. Namun, ia menyebut tidak memperoleh keterangan dari mereka yang mengaku pernah mengenal atau berinteraksi dengan Gibran sebagai siswa.

“Saya sempat ke Australia, langsung ke UTS Insearch ini, dan saya ketemu di sana dengan orang-orang yang dulu sekolah pada zamannya katanya Gibran sekolah 2004-2007. Tidak ada yang pernah kenal namanya Gibran,” kata Roy.

Klaim tersebut disampaikan Roy dalam konteks perdebatan mengenai jejak pendidikan Gibran. Dalam keterangannya, Roy tidak menyebut adanya dokumen atau keterangan resmi dari UTS Insearch yang menjadi dasar kesimpulannya. Ia menyampaikan hasil percakapan yang menurut pengakuannya dilakukan dengan orang-orang yang pernah bersekolah di sana pada periode tersebut.

Satu orang disebut pernah bertemu Gibran

Meski mengaku tidak menemukan orang yang mengenal Gibran sebagai siswa UTS Insearch, Roy menyebut ada satu orang Indonesia yang pernah bertemu dengan Gibran ketika berada di Australia. Orang itu disebut bernama Ikhsan Katonde.

Roy mengatakan Ikhsan tinggal di Australia dan pernah mendampingi Gibran selama berada di negara tersebut. Namun, menurut Roy, pertemuan itu tidak berkaitan dengan kegiatan pendidikan Gibran di UTS Insearch.

Ia menyebut Ikhsan mendampingi Gibran dalam konteks kunjungan Joko Widodo ke Australia. Saat itu, kata Roy, Joko Widodo telah menjabat sebagai presiden dan Gibran berada di Australia dengan mengikuti ayahnya.

“Kecuali salah seorang yang namanya Pak Ikhsan Katuando, itu yang Pak Ikhsan itu ternyata pernah mengantar Gibran ketika ke Australia, ikut bapaknya, bapaknya saat itu sudah Presiden,” ujar Roy.

Nama Ikhsan disebut Roy dengan dua penyebutan dalam keterangannya, yakni Ikhsan Katonde dan Ikhsan Katuando. Namun, ia menegaskan bahwa orang tersebut bukan saksi yang menurutnya membuktikan Gibran pernah menjalani pendidikan di UTS Insearch, melainkan seseorang yang disebut pernah mendampingi Gibran saat berada di Australia.

Source link

Related articles

Recent articles