Kemenhut Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalimantan, Riau dan Jambi Cetak Prestasi
Kementerian Kehutanan bersama tim gabungan terus memperkuat pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah, terutama di Kalimantan yang saat ini menunjukkan konsentrasi hotspot yang semakin tinggi. Selain itu, terdapat perkembangan positif di Riau dan Jambi yang tidak mencatat hotspot pada pemantauan terakhir.
Situasi Terkini Karhutla di Kalimantan
Berdasarkan data SiPongi Kementerian Kehutanan, terdapat peningkatan jumlah hotspot high confidence secara nasional. Hingga 11 September 2026, terdapat 688 titik hotspot high confidence, dengan Kalimantan Tengah sebagai provinsi dengan jumlah tertinggi, yaitu 271 titik. Sementara itu, Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan juga mengalami peningkatan hotspot.
Kolaborasi dengan Pemerintah Jepang
Untuk menguatkan operasi udara, Pemerintah Jepang memberikan dukungan berupa tiga helikopter CH-47 Chinook yang siap melakukan operasi water bombing di Kalimantan Barat. Hal ini menjadi langkah penting dalam memadamkan kebakaran hutan dan lahan yang terus mengancam wilayah tersebut.
Di sisi lain, Riau dan Jambi mencatat prestasi dengan tidak adanya hotspot high confidence pada pemantauan terbaru. Meskipun demikian, patroli dan upaya pencegahan tetap dilakukan untuk mengantisipasi perubahan kondisi di lapangan.
Kementerian Kehutanan kembali menegaskan bahwa hotspot merupakan indikasi suhu permukaan yang anomali dan bukan mencerminkan kejadian kebakaran secara langsung. Oleh karena itu, verifikasi melalui groundcheck dan pemantauan langsung di lapangan menjadi langkah penting dalam menindaklanjuti temuan dari satelit.
