28.2 C
Jakarta

Kekuasaan: Hak Milik yang Tidak Abadi

Published:




Kekuasaan Bukan Milik Seseorang untuk Selamanya, Kata AHY dalam Peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat

Kekuasaan Bukan Milik Seseorang untuk Selamanya, Kata AHY dalam Peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan kekuasaan bukan sesuatu yang dimiliki seseorang untuk selamanya. Kekuasaan merupakan amanah rakyat yang memiliki batas waktu.

Kekuasaan Adalah Amanah Rakyat

Dalam pidato peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat di DPP Partai Demokrat, Jakarta, Sabtu (5/9/2026), AHY menyampaikan bahwa kekuasaan bukanlah milik pribadi yang abadi. “Kekuasaan bukan milik seseorang untuk selamanya. Kekuasaan adalah amanah rakyat yang memiliki batas waktu,” tegas AHY.

AHY juga menekankan bahwa kekuasaan dan jabatan memiliki batas waktu yang jelas, namun tanggung jawab terhadap rakyat sebagai pemegang amanah tidak akan pernah berakhir. “Para pejuang Demokrat di seluruh tanah air, kekuasaan datang dan pergi. Jabatan ada waktunya. Pemilu memiliki siklusnya. Tetapi tanggung jawab kepada rakyat tidak pernah selesai,” ungkapnya.

Pesan untuk Kader Partai

Selain itu, AHY juga mengingatkan kader Partai Demokrat akan pengalaman pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), termasuk proses pergantian kekuasaan setelah dua periode kepemimpinan. “Kita patut belajar dari 10 tahun pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, termasuk ketika pergantian kekuasaan berlangsung damai dan demokratis setelah dua periode,” ujar AHY.

Dengan demikian, AHY mendorong seluruh kader Partai Demokrat untuk tidak hanya merayakan perjalanan partai selama 25 tahun, tetapi juga memikirkan tanggung jawab yang harus diemban dalam 25 tahun ke depan.


Source link

Related articles

Recent articles