Kartel Narkoba Australia Dibekuk di Bali Sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Dittipidnarkoba Bareskrim Polri berhasil membekuk salah satu kartel narkoba asal Australia, Angelo Pandeli, sebelum ia sempat terbang dengan jet pribadi di Terminal Selatan VIP Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. Tindakan tegas ini dilakukan dalam rangka kerja sama kepolisian dengan pihak Imigrasi dan Bea Cukai sebagai bagian dari operasi gabungan pada Minggu, 7 Juni 2026.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, menegaskan bahwa penangkapan ini menunjukkan komitmen kuat aparat penegak hukum Indonesia dalam mendukung kerja sama internasional untuk memberantas kejahatan narkotika lintas negara.
Penangkapan Buronan Paling Dicari
Angelo Pandeli, yang merupakan buronan paling dicari, berhasil dilacak berkat kerja sama informasi dari Australian Federal Police (AFP) dan Drug Enforcement Administration (DEA). Rencananya, yang bersangkutan akan terbang menggunakan jet pribadi CAPA JET dengan nomor penerbangan N917CJ dari Denpasar menuju Maputo, Mozambik.
“Kami tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku kejahatan terorganisasi internasional untuk menjadikan Indonesia sebagai tempat transit maupun pelarian,” tegas Brigjen Pol Eko Hadi Santoso.
Identitas Palsu Terbongkar
Dalam pemeriksaan, petugas menemukan fakta bahwa Angelo menggunakan dokumen palsu dengan identitas George Anderson Mota Correia, seorang warga negara Brasil. Namun, berdasarkan hasil pengecekan melalui jaringan kerja sama internasional, nama Angelo Pandeli terdaftar dalam Interpol Blue Notice dengan tingkat kecocokan 100 persen.
