Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Jacklevyn Manuputty, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh video ceramah mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla di UGM yang dipotong-potong. Menurutnya, video tersebut telah disunting sedemikian rupa sehingga menimbulkan persepsi yang salah. Dalam pertemuan dengan Jusuf Kalla, Manuputty menyatakan bahwa jika melihat rekaman ceramah secara menyeluruh selama 43 menit, konteks sebenarnya dari pernyataan JK dapat dipahami dengan jelas.
Pernyataan yang dipresentasikan dalam video yang sempat viral tersebut tidak memberikan kesan yang sesungguhnya dan hanya merupakan potongan dari keseluruhan ceramah. Jacklevyn Manuputty juga menyoroti dampak negatif dari penyebaran video yang dapat memicu konflik antar umat beragama. Sebagai Ketua Umum PGI dan tokoh yang terlibat dalam penyelesaian konflik di Maluku, Manuputty telah memberikan pandangannya terkait situasi yang berkembang belakangan ini. Selain itu, ia pun telah memiliki pemahaman yang mendalam tentang konflik tersebut, yang membantunya dalam memberikan perspektif yang tepat terhadap isu yang sedang beredar.
