Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, mempertanyakan alasan banyak negara Barat yang meragukan langkah Indonesia menjadi anggota penuh BRICS. Diungkapkan Utut dalam Seminar Nasional yang membahas relevansi gerakan Asia Afrika dalam krisis geopolitik saat ini. Menurut Utut, Indonesia menghadapi kegamangan dalam menentukan posisinya di peta geopolitik global, sebuah pernyataan yang juga disetujui oleh Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto. Utut menyoroti langkah pemerintah yang bergabung dalam keanggotaan BRICS hanya beberapa bulan setelah pelantikan Presiden Prabowo Subianto pada Oktober 2024. Sejak bergabung, banyak negara Barat mulai mempertanyakan keputusan Indonesia, khususnya karena negara biasanya tidak akan diterima oleh Amerika Serikat setelah mendekat ke Rusia dan China. Selain Indonesia, Uni Emirates Arab (UEA) juga bergabung menjadi anggota penuh BRICS pada Januari 2025.
Utut Adianto: Negara Barat Tanyakan Indonesia di BRICS
Published:
