7.2 C
New York

BINUS Memperkuat Koneksi Akademik dan Industri Asia Tenggara-Korea

Published:

BINUS University telah memperkuat peran strategisnya dalam mendorong kolaborasi global melalui rangkaian konferensi internasional sepanjang tahun 2026. Konferensi tersebut bertujuan untuk menghubungkan akademisi, industri, dan pembuat kebijakan di kawasan Asia Tenggara dan Asia Timur, dengan fokus utama pada Korea. Wakil Rektor Riset dan Transfer Teknologi BINUS University, Prof. Juneman Abraham, menyatakan bahwa mereka juga sedang mempersiapkan konferensi internasional di bidang pariwisata dan ekonomi bersama Pemerintah Indonesia, yang secara khusus akan memfokuskan hubungan Indonesia-Korea.

Konferensi ini diharapkan dapat memperluas diskusi dari isu akademik ke potensi kerja sama ekonomi, industri, dan pengembangan sektor strategis yang relevan bagi kedua negara. BINUS telah menggelar serangkaian konferensi internasional sepanjang tahun 2026, diawali dengan ICOBAR (International Conference of Biospheric Harmony and Advanced Research) 2026 pada bulan Februari lalu, yang diselenggarakan bersama Korean Institute of Information Technology (KIIT).

Acara ini melibatkan berbagai kontribusi riset global yang membahas isu teknologi, tata kelola, bisnis, dan keberlanjutan sebagai upaya untuk mendorong inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat. Selain itu, BINUS juga melakukan kolaborasi dengan podcast Endgame, yang dalam agenda terbarunya membawa Prof. Gi-Wook Shin, seorang profesor dari Stanford University, untuk menggelar diskusi publik mengenai brain circulation dan masa depan talenta Indonesia.

Kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya strategis BINUS University untuk menjawab tantangan mobilitas intelektual yang sedang berkembang di kalangan muda. Dalam upayanya untuk mendukung penyebaran gagasan akademik ke ruang publik yang lebih luas, BINUS juga akan melanjutkan rangkaian konferensi dengan WE ARE Student Conference (International) pada kuartal tiga. Forum ini akan memberikan mahasiswa kesempatan untuk mempresentasikan riset, ide, dan solusi dari berbagai perspektif global. Prof. Juneman menegaskan komitmen BINUS University untuk tidak hanya melepas lulusan ke pasar kerja, tetapi juga membangun ekosistem riset inklusif agar inovasi bisa menjadi kekuatan nyata bagi bangsa.

Source link

Related articles

Recent articles