Sejumlah 509 warga Jakarta Utara berhasil lolos dalam proses verifikasi program Mudik Gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta setelah data mereka diverifikasi oleh Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara. Dari jumlah tersebut, sebanyak 171 orang memilih layanan keberangkatan satu arah, sementara 338 orang lainnya mendaftar untuk layanan pulang-pergi (PP). Peserta yang melewati proses verifikasi berasal dari klaster satu hingga tiga, dan dari ketiga klaster tersebut, telah ditetapkan 20 kota tujuan. Solo menjadi destinasi paling diminati dengan 50 penumpang, diikuti oleh Wonogiri, Palembang, dan Semarang. Selain itu, kota-kota seperti Yogyakarta, Pekalongan, dan Purwokerto juga mencatat tingkat keterisian kursi yang tinggi. Bukan hanya melayani penumpang, Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara juga memberikan fasilitas pengiriman lima unit sepeda motor milik pemudik untuk membantu mobilitas mereka selama di kampung halaman. Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi resmi terkait program tersebut, dengan jadwal keberangkatan peserta dijadwalkan pada 16 dan 17 Maret 2026. Proses pendaftaran program Mudik Gratis dibuka secara daring melalui situs web resmi, dengan proses verifikasi data berlangsung dari 25 Februari hingga 5 Maret 2026. Program ini merupakan upaya pemerintah DKI Jakarta untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dan meringankan beban ekonomi, serta menekan penggunaan kendaraan pribadi, terutama sepeda motor. Salah satu warga, Tanto (51) dari Semper Timur, merasa terbantu dengan program ini dan berencana mudik ke Sidoarjo, Jawa Timur. Dia mengaku proses pendaftaran mudah dilakukan secara daring dengan melampirkan dokumen KTP dan Kartu Keluarga. Program ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat, dan diharapkan kuota peserta terus bertambah setiap tahun untuk lebih banyak warga yang dapat merasakan manfaatnya.
509 Warga Jakarta Utara Lolos Verifikasi Mudik Gratis: Solo Paling Diminati
Published:
