Abdul Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), turut menghadiri acara Tadarus Budaya yang berjudul “Menyambut Nuzulul Qur’an dengan Cinta dan Doa Bersama untuk Iran”. Menurut Gus Muhaimin, peringatan Nuzulul Qur’an bukan sekadar seremonial, tetapi sebagai panggilan untuk keadilan bagi masyarakat. Acara ini dihelat oleh DKP Panji Bangsa di Deheng House, Jakarta Selatan.
Gus Muhaimin memberikan apresiasi atas langkah Panji Bangsa dalam mengemas tadarus dalam konteks budaya. Baginya, budaya merupakan hasil dari kreativitas manusia untuk menciptakan kondisi yang lebih baik, terutama di tengah tantangan nasional dan global yang semakin kompleks. Menurutnya, tadarus budaya merupakan bagian dari tadarus Al-Qur’an yang unggul dan lengkap, di mana budaya menuntut kita untuk berkreasi dan berbuat untuk meningkatkan kondisi kehidupan.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Muhaimin berbicara di depan para kader dan budayawan yang hadir, menyampaikan pentingnya peran budaya dalam menciptakan perubahan positif. Acara ini juga diangkat untuk membangun kecintaan dan doa bersama untuk Iran. Kesempatan ini juga menjadi ajang bagi partisipan untuk memahami esensi keterlibatan dalam kegiatan budaya yang membangun.
