24.1 C
New York

Dampak Invasi Iran Terhadap Ketersediaan BBM di SPBU

Published:

Pemerintah Indonesia melalui Menteri ESDM RI menyampaikan bahwa stok BBM nasional saat ini hanya mencukupi untuk 20 hari ke depan. Situasi ini dipengaruhi oleh ketegangan antara AS, Israel, dan Iran pada akhir Februari 2026. Meskipun demikian, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjamin bahwa ketersediaan BBM di tingkat nasional masih terjamin, dengan cadangan yang mencukupi untuk 20 hari ke depan.

Tetapi, kekhawatiran mulai timbul di kalangan masyarakat. Di Aceh, terjadi lonjakan permintaan BBM yang signifikan. Warga berbondong-bondong mendatangi SPBU, Pertashop, dan pedagang eceran untuk menimbun bahan bakar dalam jeriken. Panic buying ini terekam dalam video yang beredar, dengan antrean jeriken yang panjang menunjukkan bahwa warga sedang membeli BBM dalam jumlah besar, melebihi kebutuhan kendaraan mereka.

Kepala Dinas Kominfo Aceh Tengah, Mustafa Kamal, memastikan bahwa pasokan BBM di wilayah tersebut dalam kondisi aman. Dia menyebutkan bahwa stok Pertamax mencapai 1,3 juta liter, Pertalite 4,3 juta liter, dan solar 2,3 juta liter. Kapal pengangkut BBM juga sudah bersandar untuk memenuhi kebutuhan menjelang Idul Fitri, dengan distribusi yang terus berlangsung ke wilayah Gayo setiap harinya. Mustafa menegaskan pentingnya agar masyarakat tidak terjerumus dalam panic buying, meskipun situasi serupa juga terjadi di daerah lain seperti Bener Meriah. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa masalah stok BBM dapat meluas ke seluruh wilayah di Indonesia.

Source link

Related articles

Recent articles