25.8 C
Jakarta

JK Pemicu Kericuhan di Peringatan Hari Damai Aceh: Analisis Mendalam

Published:

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla Tanggapi Kericuhan Peringatan 21 Tahun Hari Damai Aceh

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) angkat bicara terkait kericuhan yang terjadi dalam peringatan 21 tahun Hari Damai Aceh di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh. Menurut JK, kericuhan tersebut tidak ditujukan kepada pemerintah pusat, melainkan merupakan ekspresi ketidakpuasan dari internal mantan anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

JK menyatakan bahwa tuntutan yang muncul dalam aksi tersebut tidak bersifat politis atau mengarah kepada pemerintah pusat. Lebih lanjut, kericuhan tersebut dipicu oleh keinginan untuk memperbaiki kondisi internal di Aceh.

Penyimpangan Isu dari Aksi Kericuhan

Dalam keterangan di kediamannya di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, JK menegaskan bahwa aksi tersebut bukanlah untuk menyuarakan tuntutan kepada pemerintah pusat. Sebaliknya, kericuhan tersebut lebih sebagai bentuk ketidaksenangan dari kelompok internal terhadap kondisi di Aceh yang masih memerlukan perbaikan.

Meskipun peristiwa tersebut diwarnai dengan pengibaran bendera Bulan Bintang, simbol GAM, JK menekankan bahwa inti dari kericuhan tersebut adalah upaya untuk memperbaiki kondisi internal di Aceh, bukan untuk menciptakan ketegangan dengan pemerintah pusat.

Sumber: [Sindonews](https://nasional.sindonews.com/read/1739509/15/jk-ungkap-pemicu-kericuhan-di-peringatan-hari-damai-aceh-1786835314)

Source link

Related articles

Recent articles