28.6 C
Jakarta

Mengapa Beras Fortifikasi Banyak di Retail Modern?

Published:

Beras Fortifikasi Mendominasi Pasar Modern

Di tengah aktivitas belanja di minimarket dan supermarket, konsumen kini banyak yang melihat kenaikan harga beras. Harga beras kemasan 5 kg yang dulunya Rp74.500 telah berubah menjadi antara Rp90 ribu hingga Rp95 ribu. Namun, sebenarnya bukan kenaikan harga biasa yang terjadi, melainkan perubahan kategori beras itu sendiri.

Beras Premium vs. Beras Fortifikasi

Beras dengan harga Rp74.500 kemasan 5 kg (Rp14.900/kg) merupakan beras premium, sedangkan beras yang dilego Rp90 ribu sampai Rp95 ribu kemasan 5 kg (Rp18 ribu hingga Rp19 ribu per kg) merupakan beras fortifikasi. Beras fortifikasi merupakan beras yang diperkaya dengan vitamin dan mineral tertentu, sehingga memerlukan biaya tambahan dalam proses produksi untuk memenuhi standar fortifikasi tersebut.

Hal inilah yang membuat harga beras fortifikasi lebih tinggi daripada beras premium. Seiring dengan sulitnya mendapatkan beras premium di pasar modern, beras fortifikasi mulai mendominasi pasaran. Produsen beras premium mengalami kerugian karena minimarket dan supermarket cenderung lebih memilih menjual beras fortifikasi di rak-rak mereka.

Dalam beberapa bulan terakhir, terjadi pergeseran tren di pasar beras, di mana konsumen pun mulai mempertimbangkan untuk membeli beras fortifikasi yang kaya akan nutrisi tambahan. Meskipun harganya lebih mahal, namun manfaat kesehatan yang didapat menjadi pertimbangan utama bagi sebagian konsumen.

Peran Berbagai Organisasi dalam Ketahanan Pangan

Khudori, anggota Komite Ketahanan Pangan INKINDO sekaligus pegiat Komite Pendayagunaan Pertanian dan AEPI, menekankan pentingnya peran berbagai pihak dalam menjaga ketahanan pangan di tanah air. Dalam konteks harga beras yang mengalami perubahan ini, peran produsen, distributor, dan konsumen sangatlah vital.

Diperlukan kerjasama yang baik antara semua pihak agar rantai pasok beras dapat berjalan lancar. Selain itu, peran pemerintah juga sangat dibutuhkan dalam mengatur kebijakan harga beras dan memastikan ketersediaan beras yang cukup bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Source link

Related articles

Recent articles