Ketua Umum Pasukan Bawah Tanah Prabowo (Pasbata), David Febrian, menilai pernyataan pengamat politik Saiful Mujani telah menimbulkan kontroversi di tengah masyarakat. Menurut David, pernyataan tersebut tidak hanya sebagai kritik biasa, tetapi cenderung mengarah pada upaya delegitimasi terhadap pemerintahan yang sah. David menyatakan bahwa pola komunikasi yang dibangun oleh Saiful Mujani telah melampaui batas kritik yang wajar dan malah mendorong opini publik untuk meragukan legitimasi negara.
Menurut David, kritik yang bersifat konstruktif berdasarkan data dan solusi adalah hal yang sehat dalam demokrasi. Namun, jika kritik tersebut dibangun dengan narasi negatif yang mengabaikan prestasi pemerintah dan mengabaikan kepentingan rakyat, maka hal tersebut bukan lagi merupakan kritik yang membangun, melainkan provokasi yang berpotensi membahayakan stabilitas negara.
David menyebut pendekatan yang digunakan oleh Saiful Mujani sebagai tidak bertanggung jawab dan berpotensi merusak tatanan demokrasi. Menurutnya, cara tersebut hanya mencerminkan sikap pengecut yang ingin menjatuhkan kepercayaan publik tanpa melalui mekanisme demokratis yang benar.
David juga menekankan bahwa berbagai program prioritas pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penguatan pendidikan melalui sekolah rakyat, adalah bukti konkret dari kerja keras negara yang tidak boleh diabaikan dalam narasi publik. Menurutnya, upaya untuk merusak tatanan demokrasi hanya akan merugikan masyarakat serta melemahkan fondasi negara yang telah dibangun dengan susah payah.
