Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah mengeluarkan instruksi kepada para kader partai di daerah setelah terjadinya konflik di Timur Tengah. Instruksi tersebut ditandatangani oleh Ketua DPP PDIP Darmadi Durianto dan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristoyanto. Juru Bicara DPP PDIP, Guntur Romli, telah mengonfirmasi kebenaran surat instruksi tersebut.
Surat tersebut mengungkapkan kekhawatiran DPP PDIP terhadap potensi kenaikan harga bahan mentah dunia akibat konflik di Timur Tengah. Kenaikan harga minyak mentah sebesar 1 US$ diprediksi akan menambah beban subsidi sebesar Rp7 triliun. Dampak dari kenaikan harga tersebut termasuk peningkatan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), biaya distribusi barang yang naik, kenaikan harga pangan, serta inflasi yang memberatkan masyarakat.
Meskipun demikian, DPP mengeluarkan instruksi kepada para kader, termasuk kepala daerah dan legislator di daerah. Instruksi tersebut mengarahkan para kader untuk mengantisipasi lonjakan harga BBM dan efek dari konflik di Timur Tengah, serta memberikan pedoman dan strategi bagi mereka dalam menghadapi situasi tersebut.
