Pada pembukaan Muktamar X PPP di Ancol, Jakarta Utara, kericuhan terjadi dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat. Dewan Pembina Angkatan Muda Ka’bah (AMK), Joko Purwanto, menyerukan para ulama untuk angkat suara terkait PPP. Menurutnya, ulama dari berbagai organisasi Islam harus turut bersuara mengenai kondisi PPP saat ini. Joko menyayangkan bahwa dalam proses pengambilan keputusan Muktamar, PPP jauh dari prinsip-prinsip keislaman yang seharusnya dijunjung. Dia juga menyoroti perubahan sikap politikus PPP setelah era Suryadharma Ali, yang tidak lagi mencerminkan nilai-nilai tawadu dan kesantunan. Joko menegaskan bahwa cara pemilihan figur ketua umum PPP yang didasarkan pada mahar yang diterima oleh pengurus cabang, bukan kapasitas dan kualitas individual, merupakan penyimpangan dari prinsip-prinsip Islam. Masalah ini menjadi sorotan setelah adanya kericuhan dan insiden adu jotos pada acara Muktamar tersebut.
Kericuhan Muktamar X PPP: Ulama Harus Bersuara
Published:
