Indonesia diharapkan untuk mengusulkan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sebagai calon Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) berikutnya, menggantikan António Guterres. Ini merupakan aspirasi yang didorong oleh Ketua Dewan Direktur GREAT Institute, Syahganda Nainggolan. Langkah ini dipicu oleh pidato Presiden Prabowo Subianto yang menunjukkan peran krusial PBB dalam memelihara perdamaian global di tengah konflik dunia saat ini.
Syahganda menyatakan bahwa dukungan yang diberikan oleh Indonesia melalui pidato Prabowo menegaskan komitmen negara terhadap peran PBB. Ia juga meyakini bahwa Indonesia akan mendapatkan dampak positif jika SBY terpilih sebagai Sekjen PBB berikutnya. Menurut Syahganda, SBY, sebagai mantan Presiden RI, memiliki kualitas yang dibutuhkan untuk memimpin organisasi internasional tersebut.
Dalam konteks revitalisasi multilateralisme, Syahganda melihat tanda-tanda dukungan yang semakin kuat dalam forum PBB, khususnya terkait solidaritas global terhadap rakyat Palestina. Upaya untuk mengusulkan SBY sebagai calon Sekjen PBB juga dipandang sebagai langkah yang sejalan dengan semangat tersebut, menegaskan kepentingan Indonesia dalam mendorong kerjasama global.
