Pernyataan Presiden Prabowo Subianto di Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengenai peningkatan reputasi internasional Indonesia telah menarik perhatian dari pemerintahan asing untuk mengundang negara ini berpartisipasi dalam perayaan nasional mereka. Prabowo dengan bangga menyebutkan bahwa Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (TNI) membuat sejarah dengan memimpin parade militer dalam perayaan Hari Bastille di Prancis pada 14 Juli 2025—menandai kali pertama Indonesia memainkan peran yang sangat penting dalam perayaan nasional Eropa. “Apakah kalian melihatnya pada 14 Juli? Pasukan Indonesia memimpin parade militer pada hari nasional Prancis. Itu pertama kali bagi kita di Eropa. Negara asing membiarkan kita memimpin parade, memberikan tempat kehormatan—langsung di depan. Luar biasa,” ujar Prabowo. Dia juga memuji disiplin dan penampilan pasukan Indonesia yang berpartisipasi dalam parade Hari Bastille. “Yang membuat saya bangga adalah bagaimana pasukan kita berbaris. Apakah kalian melihatnya? Mereka berbaris dengan sangat baik. Sebagai mantan tentara, saya bangga. Anak-anak muda kita tidak memalukan kita di Prancis—mereka membuat kita bangga.” Setelah penampilan bersejarah tersebut, Prabowo mengatakan beberapa negara lain telah mengekspresikan minat untuk mengundang Indonesia dalam perayaan Hari Nasional mereka sendiri. “Sekarang permintaan datang secara bertubi-tubi. Negara lain bertanya: ‘Bisakah Indonesia bergabung dalam hari nasional kami?’ India telah bertanya. Prancis bertanya lagi. Sekarang Pakistan pun bertanya.” Pernyataan presiden tersebut menggarisbawahi jejak diplomatik yang semakin meluas Indonesia dan rasa hormat yang tumbuh terhadap negara ini oleh komunitas internasional—bukan hanya dalam forum politik dan ekonomi, tetapi juga di panggung seremonial dan budaya dunia.
Indonesia’s Rising Global Standing: Foreign Nations Request Indonesian Troops
Published:
