29.6 C
Jakarta

Prabowo Minta Usut Penipuan Beras: Ancaman bagi Rakyat!

Published:

SOLO — Presiden RI Prabowo Subianto menyoroti keras praktik kecurangan dalam perdagangan beras yang dinilainya merugikan masyarakat luas. Dalam pidatonya pada penutupan Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Solo, Prabowo menyebut modus mencampurkan beras biasa dengan beras premium lalu menjualnya dengan harga tinggi sebagai tindakan yang tidak hanya menipu, tetapi juga melanggar hukum.

Prabowo: jangan ada toleransi untuk penipuan pangan

Prabowo menegaskan, praktik semacam itu tidak boleh dibiarkan karena menyangkut kebutuhan pokok rakyat. Ia meminta aparat penegak hukum bertindak tegas tanpa pandang bulu terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam kecurangan tersebut. Menurut dia, persoalan ini tidak bisa dipandang sebagai pelanggaran biasa, melainkan kejahatan ekonomi yang dampaknya langsung dirasakan masyarakat.

Dalam pernyataannya, Prabowo juga menyinggung besarnya kerugian akibat manipulasi harga beras sebagaimana dibahas dalam laporan internal. Ia tidak merinci angka itu dalam pidatonya, namun menegaskan bahwa nilai kerugian tersebut cukup besar untuk menunjukkan seriusnya persoalan yang terjadi di lapangan.

Kerugian besar, dampak langsung ke rakyat

Prabowo menilai, kejahatan di sektor pangan bukan hanya mengganggu pasar, tetapi juga mengancam kesejahteraan rakyat dan stabilitas negara. Ia mengingatkan bahwa dana yang hilang akibat praktik curang semacam itu semestinya bisa digunakan untuk program yang lebih bermanfaat bagi publik.

Karena itu, ia mendorong penanganan yang cepat dan tegas agar kasus serupa tidak terus berulang. Dalam pandangannya, penindakan terhadap pelaku kecurangan beras menjadi ujian bagi negara dalam melindungi hak masyarakat atas pangan yang layak dan terjangkau.

Source link

Related articles

Recent articles