28.7 C
Jakarta

Jumlah Hewan Kurban di Jateng Capai 547.590, Ahmad Luthfi Salat Iduladha di MAJT

Published:

Jumlah Hewan Kurban di Jateng Capai 547.590, Ahmad Luthfi Salat Iduladha di MAJT

Semarang — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memilih merayakan Iduladha 1446 Hijriah dengan salat berjemaah di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Kota Semarang, Jumat (6/6). Di tengah suasana khidmat itu, ia juga menyampaikan data terbaru soal hewan kurban di Jawa Tengah yang telah mencapai 547.590 ekor.

Iduladha dan pesan kebersamaan

Kehadiran Ahmad Luthfi di MAJT menjadi bagian dari peringatan hari besar keagamaan yang tak hanya dimaknai sebagai ibadah, tetapi juga sebagai ruang memperkuat solidaritas sosial. Iduladha, yang identik dengan pengorbanan dan berbagi, kembali menjadi pengingat bahwa nilai-nilai kepedulian masih dijaga di tengah masyarakat.

Menurut Ahmad Luthfi, semangat berkurban bukan sekadar ritual tahunan. Ia menegaskan, ibadah kurban mencerminkan ajaran agama yang harus terus dipelihara sebagai wujud keimanan dan pengabdian kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Data kurban capai 547.590 ekor

Jumlah hewan kurban yang mencapai 547.590 ekor menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat Jawa Tengah dalam menjalankan ibadah Iduladha. Angka tersebut sekaligus menggambarkan besarnya kepedulian warga untuk berbagi rezeki kepada sesama pada momentum yang dianggap suci ini.

Di sisi lain, angka itu juga memperlihatkan bahwa tradisi kurban masih mendapat tempat kuat di tengah masyarakat. Dalam konteks sosial, kurban bukan hanya soal penyembelihan hewan, melainkan juga tentang distribusi manfaat kepada mereka yang membutuhkan.

Ruang memperkuat solidaritas warga

Salat Iduladha yang dihadiri gubernur di MAJT memberi pesan tersendiri bagi masyarakat. Kehadiran pemimpin daerah dalam momen keagamaan kerap dibaca sebagai bentuk kedekatan dengan warga, sekaligus dorongan agar nilai kebersamaan tetap menjadi bagian dari kehidupan sosial di Jawa Tengah.

Di Jawa Tengah, Iduladha tahun ini berlangsung dalam suasana yang menekankan kebersamaan, kepedulian, dan penguatan kualitas kehidupan beragama. Dari MAJT, pesan yang mengemuka bukan hanya soal ibadah, tetapi juga tentang bagaimana pengorbanan diterjemahkan menjadi manfaat yang nyata bagi banyak orang.

Source link

Related articles

Recent articles