31.4 C
Jakarta

6 Cara Melindungi Diri dari Virus HMPV dengan Berkumur Air

Published:

6 Cara Melindungi Diri dari Virus HMPV dengan Berkumur Air

Di tengah kekhawatiran terhadap penularan Human Metapneumovirus atau HMPV, sebuah langkah sederhana kembali mencuri perhatian: berkumur dengan air bersih setelah beraktivitas di luar rumah. Menurut Dr. Irandi Putra Pratomo Ph.D Sp.P(K) FAPSR FISR FISQua, dokter spesialis pulmonologi dan kedokteran respirasi di Rumah Sakit Universitas Indonesia, kebiasaan ini dapat menjadi salah satu upaya untuk membantu menekan risiko penularan.

Ia menilai, berkumur setelah pulang dari luar, baik pada bagian mulut maupun tenggorokan, bisa memberi manfaat pencegahan yang cukup berarti. Dalam istilah Inggris, praktik ini dikenal sebagai gargling. Dr. Irandi menegaskan, masyarakat tidak perlu menggunakan cairan antiseptik atau betadine. Air bersih sudah cukup, dan bila ingin menambah manfaat, garam dapat dicampurkan sebagai antiseptik alami yang mudah dijangkau.

Langkah sederhana yang kembali relevan

Meski HMPV bukan ancaman baru, pola pencegahannya dinilai serupa dengan kebiasaan yang banyak dijalankan saat pandemi COVID-19 pada 2021. Penggunaan masker, mencuci tangan, serta memilih beristirahat di rumah ketika merasa sakit masih menjadi benteng utama yang disarankan. Dr. Irandi menekankan bahwa kebiasaan kecil seperti menjaga kebersihan tangan dan lingkungan kerap justru paling menentukan dalam memutus rantai penularan.

Dalam pandangannya, pencegahan tidak selalu harus rumit. Disiplin terhadap kebersihan diri, terutama setelah bepergian atau berinteraksi dengan banyak orang, tetap menjadi langkah yang masuk akal dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kelompok rentan perlu lebih waspada

Walau hingga kini belum ada peringatan khusus dari World Health Organization (WHO) terkait HMPV, Dr. Irandi mengingatkan bahwa anak-anak dan lansia dengan penyakit komorbid perlu lebih berhati-hati. Anak-anak disebut memiliki sistem imun yang belum matang, sedangkan pada lansia, daya tahan tubuh cenderung menurun seiring usia, terlebih bila disertai penyakit penyerta seperti diabetes atau penyakit jantung.

Karena itu, kewaspadaan keluarga menjadi penting. Gejala ringan pun tidak boleh diabaikan bila muncul pada kelompok yang lebih rentan, sebab kondisi tubuh mereka bisa lebih cepat terdampak dibanding orang dewasa sehat.

Imunitas dijaga, kewaspadaan tetap jalan

Selain berkumur dan menjaga kebersihan, Dr. Irandi menyarankan masyarakat memperkuat daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat. Konsumsi makanan bergizi seimbang, tidur yang cukup, dan menjaga kebersihan lingkungan disebut sebagai bagian dari upaya perlindungan yang saling melengkapi. Ia juga menilai, belum diperlukan karantina seperti saat pandemi COVID-19, namun kewaspadaan tetap tidak boleh kendur.

Dengan kata lain, perlindungan terhadap HMPV tidak bertumpu pada satu tindakan saja. Dari berkumur air bersih, memakai masker, mencuci tangan, hingga menjaga pola hidup, semua menjadi rangkaian kebiasaan yang dapat membantu melindungi diri dan keluarga dari penularan virus.

Related articles

Recent articles