33.8 C
Jakarta

Bareskrim Polri Turunkan Tim ke Polres Solok Selatan Usut Kasus Polisi Tewas Ditembak

Published:

JAKARTA — Bareskrim Polri langsung bergerak menyusul penembakan yang menewaskan Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, AKP Ulil Ryanto Anshari. Kabareskrim Polri Komjen Pol Wahyu Widada mengatakan, tim dari Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) dan Inafis telah diberangkatkan ke Sumatera Barat untuk membantu penyelidikan kasus yang mengguncang institusi kepolisian itu.

Tim Mabes Polri turun ke lokasi

Wahyu menegaskan, penanganan awal di lapangan tetap berada di bawah Polda Sumatera Barat, sementara Mabes Polri memberikan asistensi penuh agar proses penyidikan berjalan tuntas. “Tim dari Bareskrim sudah berangkat, baik dari Inafis maupun dari Dirtipidum,” kata Wahyu di Jakarta, Jumat (22/11/2024).

Ia juga menyampaikan duka mendalam atas peristiwa tersebut. Menurut dia, kasus ini menjadi perhatian serius karena melibatkan sesama anggota kepolisian dan terjadi di lingkungan markas polisi. “Prinsipnya ya terus terang kita semua berduka dengan kejadian ini dan kita akan lakukan proses penyidikan dengan kita asistensi dari Mabes Polri,” ujarnya.

Penembakan terjadi di area parkir polres

Peristiwa itu terjadi di kawasan parkir Polres Solok Selatan, tepatnya di Jorong Bukit Malintang Barat, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, Solok Selatan, Sumatera Barat, pada Jumat (22/11/2024) sekitar pukul 00.43 WIB. AKP Ulil Ryanto Anshari tewas setelah ditembak oleh Kabag Ops Polres Solok, AKP Dadang Iskandar.

Sejauh ini, dugaan awal mengarah pada motif ketidakterimaan tersangka terhadap penangkapan dalam perkara tambang galian C. Namun, Wahyu belum memerinci lebih jauh dan menegaskan bahwa penyidikan masih berjalan. Kasus ini kini menjadi sorotan karena bukan hanya menyangkut dugaan pembunuhan, tetapi juga menyentuh persoalan disiplin dan relasi antaranggota di tubuh kepolisian.

Source link

Related articles

Recent articles