Perubahan Gaya Main AC Milan di Bawah Kendali Ruben Amorim
AC Milan telah menunjukkan perubahan signifikan dalam gaya permainannya menurut sejumlah data statistik terbaru. Perubahan ini mulai terlihat sejak Ruben Amorim mengawali debutnya dengan kemenangan melawan Torino di Serie A.
Pressing Tinggi dan Penguasaan Bola
Dilansir dari laporan Gazzetta dello Sport, sudah terlihat bahwa AC Milan menerapkan pressing tinggi sejak awal pertandingan melawan Torino. Meskipun banyak peluang tercipta pada babak pertama, gol baru berhasil dicetak di babak kedua.
Di 45 menit pertama pertandingan, AC Milan berhasil melepaskan setidaknya 10 tembakan dari dalam kotak penalti tanpa mencetak gol, sesuatu yang terakhir terjadi lebih dari 4 tahun yang lalu. Pada pertandingan melawan Bologna pada April 2022, Milan melepaskan 13 tembakan tanpa gol.
Selain itu, penguasaan bola AC Milan mencapai 58,9 persen, bahkan sempat mencapai 73,9 persen pada babak pertama. Statistik lainnya juga mengonfirmasi perubahan gaya permainan ini, seperti garis pertahanan tinggi yang mencapai rata-rata 44,5 meter untuk merebut bola dan garis offside di 43,9 meter.
Kedekatan dengan Legenda Milan
Di luar lapangan, kedekatan antara Ruben Amorim dan legenda Milan, Franco Baresi, turut menjadi sorotan. Keduanya saling bertukar pesan dan undangan, dengan Amorim mengundang sang mantan kapten untuk berkunjung ke Milanello.
Suporter Milan dan stadion Torino juga memberikan penghormatan kepada Franco Baresi sebelum pertandingan dimulai. Kebersamaan ini menunjukkan betapa pentingnya hubungan antara mantan dan sekarang dalam tim.
