32.4 C
Jakarta

Profil Agung Gumilar: Asisten Presiden & Analis Data Strategis Top

Published:

Agung Gumilar Saputra Dilantik Sebagai Asisten Khusus Presiden

Jakarta – Agung Gumilar Saputra resmi dilantik sebagai Asisten Khusus Presiden Bidang Analisis Data Strategis pada Rabu (8/10) di Istana Negara, Jakarta. Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 33/M Tahun 2025 tentang Pengangkatan Asisten Khusus Presiden Periode Tahun 2024-2029 menegaskan jabatannya. Dalam peran barunya ini, Agung akan membantu presiden dalam mempersiapkan dan mengelola data penting yang menjadi dasar pengambilan keputusan strategis negara.

Profil dan Jejak Karir Agung Gumilar

Agung Gumilar lahir pada 12 Juni 1979 di Tanggerang. Alumni SMA Taruna Nusantara ini memiliki latar belakang pendidikan yang kuat, mulai dari lulusan Virginia Military Institute di bidang teknik sipil hingga gelar-gelar lain seperti Master Applied Computer & Information Technology dari Oslo Metropolitan University, Magister Manajemen dari Swiss German University Indonesia, MBA Finance dari Hochschule Konstanz Jerman, dan MComm (Accounting) dari Curtin University Australia.

Agung juga pernah berkarir dalam militer, terutama di TNI Angkatan Darat di satuan elit Kopassus. Setelah pensiun dini perwira, ia bergabung dengan dunia start-up di luar negeri sebagai pendiri perusahaan teknologi ClearKarbon Exchange di Norwegia. Pada tahun 2009, Agung ikut dalam dunia politik dengan mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI, namun tidak berhasil memperoleh kursi.

Agung kembali ke tanah air dan bergabung dengan Tim Asistensi pemerintah yang dipimpin oleh TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin. Di tim ini, Agung terlibat dalam penyusunan kebijakan strategis nasional dan mendukung transformasi pemerintahan berbasis digital. Saat ini, Agung sedang mengejar gelar doktor di IPDN dan Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB.

Pada saat pelantikan 2025, Agung tidak sendirian. Ia dilantik bersama Dirgayuza Setiawan, yang akan menjabat sebagai Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan. Kedua tokoh ini membawa harapan baru dalam membantu presiden dalam menjalankan tugasnya secara lebih efektif dan efisien.

Source link

Related articles

Recent articles