9.2 C
New York

Menlu Minta Jaminan Keamanan TNI di Lebanon

Published:

Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memberikan jaminan keamanan bagi prajurit penjaga perdamaian Indonesia yang bertugas di Lebanon. Desakan ini muncul setelah terjadinya insiden yang melibatkan prajurit TNI dalam Kontingen Garuda. Sugiono menyampaikan bahwa pemerintah telah menerima laporan terbaru tentang tiga prajurit TNI yang mengalami luka dalam misi di bawah United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Kejadian tersebut sedang diselidiki oleh pihak UNIFIL.

Menlu menegaskan bahwa Pemerintah Indonesia, melalui perwakilan di New York, telah meminta Dewan Keamanan PBB untuk menggelar rapat darurat setelah insiden pertama terjadi. Pemintaan ini disetujui oleh Prancis, yang bertanggung jawab atas isu Lebanon di Dewan Keamanan. Hal ini menjadi perhatian serius untuk memastikan keamanan dan kesejahteraan prajurit penjaga perdamaian Indonesia yang bertugas di Lebanon.

Upaya Menlu Sugiono ini merupakan bagian dari komitmen untuk memastikan keselamatan prajurit TNI yang menjalankan misi perdamaian di Lebanon. Keamanan dan perlindungan bagi mereka menjadi prioritas utama, sehingga langkah-langkah konkret diambil untuk memastikan bahwa insiden serupa tidak terulang di masa depan. Semua pihak berharap agar jaminan keamanan yang diminta kepada PBB dapat segera diwujudkan demi kelancaran tugas perdamaian prajurit Indonesia di Lebanon.

Source link

Related articles

Recent articles