Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM, Saurlin Siagian, menyatakan bahwa Polda Metro Jaya telah mengakui bahwa inisial pelaku yang melakukan penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, yang mereka identifikasi merupakan orang yang sama dengan yang diungkap oleh pihak TNI. Menurut Saurlin, Polda Metro Jaya juga mengonfirmasi bahwa pelaku tersebut terdiri dari empat orang yang merupakan prajurit TNI. Saurlin menegaskan bahwa kesesuaian informasi antara Komnas HAM dan Polda Metro Jaya telah terjadi, meskipun terdapat perbedaan inisial. Polda Metro Jaya terus melakukan penyelidikan dan pendalaman dalam kasus ini, termasuk mencari tahu apakah ada keterlibatan pihak sipil dalam kejadian penyiraman air keras tersebut.
Polda Metro Akui Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Mirip dengan yang Diungkap TNI
Published:
