Kriteria MABIMS dalam menentukan awal bulan Ramadan, Syawal, dan Zulhijah menjadi perhatian menjelang Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. MABIMS, singkatan dari Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura, telah menyepakati kriteria bersama untuk menetapkan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah. Kementerian Agama (Kemenag) Indonesia mengacu pada kesepakatan MABIMS dalam menentukan awal bulan Syawal 1447 H. Kriteria ini digunakan sebagai panduan untuk penentuan awal bulan hijriah di kawasan Asia Tenggara, dengan memperhitungkan perkembangan ilmu falak dan astronomi modern. Forum MABIMS telah menjalin kerja sama regional sejak tahun 1992, dengan menggunakan kriteria imkanur rukyat dan parameter 2–3–8 untuk menilai visibilitas hilal. Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Arsad Hidayat menjelaskan pentingnya kerja sama dalam forum MABIMS untuk menyatukan pendekatan dalam penentuan awal bulan hijriah di kawasan. Hal ini bertujuan untuk memastikan penentuan awal bulan Ramadan, Syawal, dan Zulhijah yang lebih terukur dan dapat dipertanggungjawabkan.
Sejarah Kriteria MABIMS Idulfitri: Pengaruh dalam Penetapan Tanggal
Published:
