Inter Milan mengalami kekalahan dari Bodo/Glimt dalam pertandingan yang membuat bek veteran mereka, Francesco Acerbi, tidak bisa menampilkan performa yang diharapkan. Acerbi, yang berusia 38 tahun, kesulitan mengimbangi kecepatan dan transisi cepat tim lawan. Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, bahkan memberikan kesempatan kepada bek muda Yann Bisseck karena performanya yang impresif, namun Acerbi gagal memanfaatkan kesempatan tersebut.
Penampilan tidak konsisten Acerbi menyebabkan lini pertahanan Inter sering kali terbuka dan kebobolan. Lapangan rumput sintetis di Stadion Aspmyra semakin memperburuk situasi bagi pemain tersebut, membuatnya kesulitan dalam mengantisipasi pergerakan penyerang lawan. Jens Petter Hauge dan Kasper Hogh berhasil memanfaatkan celah yang ditinggalkan Acerbi, mengakibatkan gawang Inter kebobolan 3 gol.
Kerapuhan dalam pertahanan ini menjadi perhatian serius bagi staf kepelatihan Inter. Evaluasi mendalam diperlukan agar kesalahan serupa tidak terulang pada pertandingan selanjutnya. Pelatih Cristian Chivu kemungkinan akan menarik Acerbi kembali ke bangku cadangan demi memperbaiki lini belakang tim. Hal ini merupakan pembelajaran bagi Inter Milan dalam menghadapi tantangan di pertandingan mendatang.
