13 C
New York

Philippe Coutinho Tinggalkan Vasco da Gama: Alasan dan Dampaknya

Published:

Philippe Coutinho, gelandang berusia 33 tahun, mengumumkan keputusannya untuk meninggalkan Vasco da Gama setelah mengalami kelelahan mental dan merasa bahwa siklusnya di klub masa kecilnya telah selesai. Dalam pertandingan melawan Volta Redonda pekan lalu, Coutinho ditarik keluar saat jeda babak pertama setelah mendapat cemoohan dari sebagian suporter. Meskipun Vasco da Gama berhasil menang lewat adu penalti, Coutinho tidak kembali ke bangku cadangan pada babak kedua.

Melalui pernyataan panjang dan emosional di Instagram, Coutinho menjelaskan alasannya untuk mengambil keputusan tersebut. Ia menyatakan bahwa merasa sangat lelah secara mental dan bahwa saat itu adalah waktu yang tepat untuk mengakhiri siklusnya di Vasco demi kesehatan mentalnya. Coutinho telah memainkan 81 pertandingan dan mencetak 17 gol selama periode keduanya di Vasco sejak tahun 2024.

Karier profesional Coutinho dimulai di Vasco sebelum pindah ke Inter Milan dan kemudian sukses bersama Liverpool. Setelah memperkuat Barcelona, Bayern Munich, Aston Villa, dan Al-Duhail, Coutinho memutuskan untuk kembali ke Vasco karena cintanya pada klub tersebut. Ia menegaskan bahwa mengenakan jersey Vasco adalah salah satu keputusan terpenting dalam hidupnya dan selalu memberikan yang terbaik di setiap latihan dan pertandingan.

Dengan pengumuman ini, Coutinho menutup kembali babak bersejarah dalam karier sepakbola profesionalnya dan meninggalkan jejaknya di Vasco da Gama.

Source link

Related articles

Recent articles