Pertandingan babak play-off fase gugur Liga Champions UEFA antara Real Madrid dan Benfica terhenti selama 10 menit setelah Vinicius Junior melaporkan insiden pelecehan rasis. Wasit Francois Letexier menghentikan pertandingan setelah percakapan dengan Vinicius Junior terkait dugaan pelecehan tersebut. Protokol rasisme UEFA telah diterapkan untuk menangani insiden diskriminasi di dalam stadion sejak tahun 2009, memberikan wewenang kepada wasit untuk menghentikan atau membatalkan pertandingan jika perilaku rasis terus terjadi.
Prosedur bertahap protokol rasisme termasuk penghentian pertandingan, pengumuman melalui sistem pengeras suara, pemain dibawa keluar lapangan, dan dalam kasus lanjutan, kemungkinan pertandingan dibatalkan. Meskipun Vinicius Junior meninggalkan lapangan usai insiden tersebut, pertandingan dilanjutkan setelah 10 menit dan Real Madrid memenangkan pertandingan dengan skor 1-0. Kejadian ini juga melibatkan lemparan benda dari penonton yang mengenai lengan Vinicius. Insiden tersebut menjadi sorotan dalam pertandingan Liga Champions tersebut.
