Wolverhampton Wanderers memasuki fase baru setelah musim 2025 yang dinilai meninggalkan banyak pekerjaan rumah di belakang layar. Manajer Rob Edwards menilai, salah satu kunci agar Wolves tak kembali terjebak dalam masalah serupa adalah pembenahan serius pada strategi rekrutmen pemain. Bagi Edwards, persoalannya bukan semata soal membeli pemain, melainkan memastikan setiap keputusan transfer benar-benar sesuai kebutuhan tim.
Belajar dari transfer yang meleset
Wolves disebut mengalami dampak dari keputusan transfer yang kurang tepat pada tahun lalu. Kepergian pemain penting seperti Matheus Cunha dan Rayan Ait-Nouri membuat kekuatan tim melemah, sementara enam pemain baru yang didatangkan belum memiliki pengalaman di Premier League. Sejumlah pemain memang mulai menyesuaikan diri, tetapi kerusakan yang ditinggalkan musim sebelumnya terlanjur besar dan membuat Wolves kesulitan menjauh dari ancaman degradasi.
Situasi itu, menurut Edwards, menjadi pengingat bahwa rekrutmen di level tertinggi tidak bisa dijalankan dengan tergesa-gesa. Adaptasi pemain asing, terutama di liga seketat Premier League, sering kali memerlukan waktu dan kesabaran. Karena itu, kesalahan kecil di tahap awal bisa berdampak panjang pada performa tim sepanjang musim.
Koordinasi jadi kunci perbaikan
Edwards memberi apresiasi kepada ketua sementara klub, Nathan Shi, yang dinilainya bekerja secara profesional di luar lapangan. Ia juga menyoroti peran direktur teknis Matt Jackson, yang dianggap punya posisi penting dalam memperbaiki alur rekrutmen Wolves. Bagi Edwards, hubungan kerja yang jelas antara manajemen dan staf teknis akan menentukan apakah klub mampu menghindari pola lama yang merugikan.
Menurut Edwards, rekrutmen yang baik tidak lahir dari keberuntungan. Dibutuhkan koordinasi yang matang, penilaian yang tepat terhadap kebutuhan skuad, serta kesepakatan yang kuat antara pihak-pihak di internal klub. Dengan fondasi seperti itu, Wolves diharapkan bisa lebih selektif dalam merekrut pemain dan tidak lagi mengulang kesalahan yang sama.
Membangun ulang dari proses yang benar
Edwards menegaskan, yang dibutuhkan Wolves bukan sekadar tambahan nama baru, melainkan pemain yang benar-benar cocok dengan karakter tim dan tuntutan kompetisi. Dalam pandangannya, proses yang rapi akan memberi klub peluang lebih besar untuk membangun stabilitas jangka panjang. Di tengah tekanan untuk segera bangkit, Wolves kini dituntut tidak hanya aktif di bursa transfer, tetapi juga lebih cermat dalam menentukan arah kebijakan skuad.
Source link
