Tragedi di Aceh, Sumut, dan Sumbar: 1.071 Meninggal, 185 Orang Masih Dicari
Bencana yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus menyisakan dampak besar. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, hingga saat ini jumlah korban meninggal dunia telah mencapai 1.071 orang. Di saat yang sama, 185 warga masih dinyatakan hilang dan pencarian belum berhenti dilakukan.
Korban Terus Bertambah, Pencarian Diperluas
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, angka korban masih bergerak seiring proses pendataan di lapangan. Selain korban meninggal dan hilang, jumlah pengungsi juga sangat besar. Tercatat 526.868 orang kini berada di pengungsian di tiga provinsi tersebut.
Operasi pencarian dan penyelamatan masih menjadi fokus utama. Di tengah kondisi medan yang tidak mudah dan sebaran dampak bencana yang luas, petugas terus berupaya menjangkau titik-titik yang belum sepenuhnya terdata.
Rp268 Miliar Sudah Disalurkan ke Daerah Terdampak
Dari Jakarta, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengonfirmasi bahwa anggaran tambahan Rp268 miliar dari Presiden Prabowo Subianto untuk wilayah terdampak bencana telah disalurkan sepenuhnya. Dana itu menjadi bagian dari dukungan pemerintah pusat untuk mempercepat penanganan di daerah.
Selain bantuan anggaran, pemerintah pusat dan daerah juga menyalurkan bantuan barang kepada para korban. Langkah ini dilakukan untuk menopang kebutuhan dasar warga yang kehilangan tempat tinggal dan terdampak langsung oleh bencana.
Administrasi Kependudukan Dipercepat
Di sisi lain, pemerintah juga mempercepat pemulihan layanan administrasi kependudukan agar warga terdampak tetap bisa mengakses layanan publik. Upaya ini menjadi penting karena banyak dokumen penduduk ikut hilang atau rusak akibat bencana.
Dengan jumlah korban yang masih besar dan ratusan warga belum ditemukan, penanganan di lapangan kini bergerak pada dua jalur sekaligus: pencarian korban dan pemulihan layanan dasar bagi warga yang selamat. Source link
