Pada Senin (25/8/2025), sejumlah pelajar dari berbagai jenjang pendidikan mulai dari SMP hingga STM terlibat dalam aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat. Aksi tersebut berakhir dengan bentrokan antara pengunjuk rasa dan aparat kepolisian, yang mengakibatkan sebagian dari mereka ditangkap. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi, memberikan tanggapan terkait insiden tersebut.
Menurut Arifatul, keterlibatan anak-anak dari tingkat SMP hingga STM dalam aksi demonstrasi ini mungkin disebabkan oleh rasa ingin tahu mereka terhadap situasi yang sedang terjadi. Beliau mengatakan bahwa penting untuk melihat secara menyeluruh apakah para pelajar ini benar-benar memahami permasalahan yang mereka bicarakan atau sampaikan.
Arifatul juga menyampaikan bahwa mungkin para pelajar ingin mengetahui lebih dalam tentang situasi yang tengah berkembang, namun ia menekankan bahwa perlu untuk lebih memahami keterlibatan anak-anak tersebut secara holistik. Dalam hal ini, Arifatul menyoroti pentingnya memahami alasan di balik keterlibatan pelajar dalam demonstrasi tersebut.
