Arief Poyuono, seorang aktivis senior, mengungkap dugaan praktik pungutan liar dan pemerasan dalam proses sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kemnaker. Dalam sebuah dialog spesial Rakyat Bersuara di iNews TV, Arief menceritakan aduan yang diterimanya dari seorang pengusaha di Surabaya yang diminta membayar Rp1 miliar untuk mengurus sertifikasi K3. Padahal, seharusnya program tersebut tidak dipungut biaya.
Menurut Arief, sertifikasi K3 merupakan mandatori dari Depnaker untuk melatih pegawai dan seharusnya gratis. Namun, temannya diminta membayar jumlah yang sangat besar. Setelah Arief mengkonfirmasi hal ini melalui video call, pihak Kemenaker pusat terlihat grogi dan akhirnya pembayaran tersebut dibatalkan. Pada kesempatan tersebut, Arief juga membahas mengenai eks Wamenaker korupsi dan upaya membersihkan lingkungan Prabowo. Kabar ini menarik perhatian publik terkait transparansi dan integritas dalam proses sertifikasi K3 di Kemnaker.
Mengetahui Rahasia Penipuan Hingga Rp1 Miliar
Published:
