31.7 C
Jakarta

CKG Sekolah: Investing in Child and Adolescent Health

Published:

Pemerintah bersiap meluncurkan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis Berbasis Sekolah atau CKG Sekolah pada Senin, 4 Agustus 2025. Program ini akan dimulai serentak di 12 sekolah yang tersebar di berbagai wilayah, menjadi kelanjutan dari upaya pemeriksaan kesehatan gratis yang sejak awal diarahkan untuk menjangkau masyarakat lebih luas, termasuk anak-anak usia sekolah.

Langkah baru dalam pendekatan kesehatan preventif

Adita Irawati, Senior Expert di Kantor Komunikasi Presiden (PCO), mengatakan inisiatif CKG Sekolah sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam membangun modal manusia yang berkualitas tinggi untuk masa depan Indonesia. Menurut dia, program ini bukan sekadar layanan pemeriksaan, melainkan bagian dari perubahan arah kebijakan kesehatan nasional menuju pendekatan yang lebih preventif dan promotif.

“Program ini merupakan bagian dari Inisiatif Prioritas Dampak Cepat Presiden di sektor kesehatan,” ujar Adita pada Minggu. Melalui CKG Sekolah, pemerintah ingin mendorong kebiasaan memeriksakan kesehatan secara rutin, tidak hanya ketika seseorang jatuh sakit.

Jangkauan program terus diperluas

Sejak diluncurkan pada 10 Februari 2025, Program CKG telah menjangkau 16.120.365 orang hingga 1 Agustus 2025. Pemerintah menargetkan layanan ini dapat menyentuh 281 juta penduduk, atau seluruh populasi Indonesia. Cakupan yang terus melebar itu menunjukkan program ini diposisikan sebagai salah satu instrumen utama dalam layanan kesehatan nasional.

Sebelumnya, sasaran program telah diarahkan ke Sekolah Rakyat mulai 14 Juli 2025. Mulai Senin, 4 Agustus, cakupannya diperluas ke sekolah-sekolah di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Kementerian Agama. Dengan pola ini, pemeriksaan kesehatan tidak lagi menunggu anak datang ke fasilitas kesehatan, tetapi dibawa langsung ke lingkungan sekolah.

Mendeteksi risiko sejak dini

PCO menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kesehatan atas pelaksanaan Program CKG Sekolah yang dinilai berjalan efektif. Pemerintah menekankan bahwa pemeriksaan dini penting untuk menemukan potensi gangguan kesehatan sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih serius di kemudian hari.

Presiden Prabowo, menurut Adita, menunjukkan komitmen kuat untuk menanamkan gaya hidup sehat sejak usia dini. Karena itu, sekolah dipilih sebagai titik masuk yang dinilai paling strategis untuk memeriksa kondisi kesehatan anak-anak, kelompok yang disebut sebagai generasi masa depan bangsa. Program ini juga diharapkan mengubah cara pandang masyarakat, dari hanya mencari pengobatan saat sakit menjadi membiasakan pemeriksaan saat tubuh masih sehat.

Source link

Related articles

Recent articles