Wakil Gubernur Jabar Kritik Sekda, Dedi Mulyadi Bela
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menanggapi komentar Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan yang menyasar Sekretaris Daerah Herman Suryatman dalam rapat paripurna di DPRD Jawa Barat, Kamis (19/6/2025). Respons Dedi muncul di tengah sorotan publik atas dinamika yang terjadi dalam forum resmi pemerintahan daerah itu.
Respons Dedi di Tengah Sorotan Rapat Paripurna
Peristiwa tersebut menjadi perhatian karena terjadi di ruang sidang paripurna, forum yang semestinya menjadi ajang penyampaian agenda dan pembahasan kebijakan secara tertib. Komentar Erwan kepada Herman memunculkan tafsir adanya ketegangan dalam hubungan kerja di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Dalam konteks itu, Dedi Mulyadi memilih memberi respons yang cenderung menenangkan. Sikapnya dianggap sebagai bentuk pembelaan terhadap Herman Suryatman, sekaligus sinyal bahwa dinamika internal di lingkup Pemprov Jabar tidak ingin dibiarkan berkembang menjadi polemik yang lebih besar.
Dinamika Internal Pemprov Jabar Disorot
Rapat paripurna di DPRD Jabar pada Kamis itu tak hanya menjadi agenda formal pemerintahan, tetapi juga menyisakan catatan politik tersendiri. Ucapan Erwan kepada Sekda Herman membuat suasana pertemuan ikut disorot, terutama karena disampaikan di hadapan para anggota dewan dan pejabat daerah.
Meski detail pernyataan masing-masing pihak tidak dijabarkan lebih jauh dalam informasi yang tersedia, peristiwa ini cukup untuk menunjukkan bahwa relasi antarpimpinan di lingkungan Pemprov Jabar tengah menjadi perhatian. Dedi, sebagai gubernur, muncul sebagai figur yang berusaha menjaga agar persoalan tersebut tidak melebar.
Forum Resmi yang Berubah Jadi Sorotan Publik
Alih-alih hanya menjadi agenda rutin, rapat paripurna itu justru menyisakan percakapan publik mengenai gaya komunikasi para pejabat di Jawa Barat. Kejadian pada 19 Juni 2025 tersebut memperlihatkan bahwa perbedaan pandangan di tingkat pimpinan daerah bisa langsung terbaca di ruang terbuka.
Source link
