Theo Walcott Kecewa Arsenal Gagal Datangkan Liam Delap, Soroti Lemahnya Daya Saing di Bursa Transfer
Arsenal kembali menjadi sorotan di bursa transfer, kali ini bukan karena langkah besar yang mereka ambil, melainkan karena pemain yang lepas dari genggaman. Theo Walcott mengaku kecewa setelah The Gunners kalah bersaing dengan Chelsea untuk merekrut striker muda Liam Delap, sosok yang dinilainya punya potensi besar untuk berkembang menjadi penyerang penting di Premier League.
Walcott Soroti Keputusan Arsenal
Delap, yang kini berusia 22 tahun, tampil menjanjikan bersama Ipswich Town pada musim lalu dengan catatan 12 gol dan 2 assist. Performa itu membuat Chelsea bergerak cepat dan mengamankan jasanya lewat klausul rilis senilai £30 juta. Walcott menilai Arsenal semestinya lebih serius melihat peluang tersebut, mengingat kebutuhan klub untuk memperkuat lini depan dengan penyerang muda yang bisa tumbuh bersama tim.
Menurut Walcott, yang mengkhawatirkan bukan hanya kegagalan merekrut Delap, tetapi juga kesan bahwa Arsenal tidak menunjukkan minat yang cukup sejak awal. Di tengah persaingan ketat di papan atas, kelambanan semacam itu bisa membuat klub kehilangan target potensial sebelum negosiasi benar-benar dimulai.
Arsenal Masih Buru Penyerang Baru
Meski kehilangan Delap, Arsenal belum berhenti mencari opsi di sektor penyerang. Nama Benjamin Sesko dan Viktor Gyokeres masih masuk dalam radar mereka untuk memperkuat barisan depan. Dari dua nama itu, Gyokeres disebut sebagai kandidat yang paling kuat untuk direkrut.
Penyerang timnas Swedia tersebut tampil gemilang bersama Sporting CP dan menjadi salah satu striker yang paling banyak diperbincangkan di Eropa. Arsenal diyakini melihatnya sebagai sosok yang bisa langsung memberi dampak, bukan sekadar investasi jangka panjang.
Tekanan untuk Tidak Salah Langkah
Kehilangan Delap menambah tekanan bagi Arsenal dalam menyusun strategi transfer musim panas ini. Klub asal London utara itu dituntut bergerak lebih presisi jika ingin menutup celah di lini serang, terutama setelah para rival terus memperkuat skuad mereka lebih cepat. Dalam situasi seperti ini, setiap keputusan transfer akan kembali diuji: apakah Arsenal memilih pemain yang tepat, atau kembali terlambat mengambil langkah.
Source link
