25.8 C
Jakarta

Lamine Yamal: Kandidat Ballon d’Or Terbaik, Menurut Gerard Pique

Published:

Gerard Pique menilai Lamine Yamal pantas berada di garis depan perebutan Ballon d’Or 2025. Mantan bek Barcelona itu tak menutupi pilihannya saat berbicara kepada media menjelang final Piala Dunia Kings yang akan digelar besok. Di tengah sorotan terhadap proyek barunya di Kings’ League, Pique juga ikut menyoroti persaingan penghargaan individu paling prestisius di sepak bola dunia, yang kini mengerucut pada dua nama muda: Lamine Yamal dan Ousmane Dembele.

Lamine Yamal jadi pilihan pribadi Pique

Pique menegaskan, pilihannya jatuh kepada Lamine bukan semata karena kedekatan emosional dengan Barcelona, tetapi juga karena usia sang pemain yang masih sangat muda dan kualitasnya yang dianggap berbeda dari kebanyakan pemain seusianya. Ia menyebut Lamine sebagai sosok istimewa yang layak mendapat pengakuan besar pada tahap awal kariernya.

“Saya lebih suka Lamine karena dia sekarang di Barcelona dan Kings’ League. Saya ingin Lamine menang karena dia sangat muda, sangat berbakat, sangat istimewa,” ujar Gerard Pique.

Pernyataan itu mempertegas posisi Lamine Yamal sebagai salah satu kandidat terkuat Ballon d’Or 2025, di tengah meningkatnya performa sang pemain bersama Barcelona. Di sisi lain, Ousmane Dembele juga masuk dalam persaingan utama berkat kontribusinya bersama Paris Saint-Germain.

Pujian untuk Luis Enrique dan PSG

Selain membahas Ballon d’Or, Pique juga melayangkan pujian kepada pelatih PSG, Luis Enrique. Menurut dia, Enrique telah menunjukkan kapasitas sebagai pemimpin sejati setelah membawa PSG meraih sukses di Liga Champions UEFA musim ini.

Pique menilai keberhasilan PSG, termasuk kemenangan telak 5-0 atas Inter Milan di final, menjadi bukti bahwa tim itu dibangun dengan solid dan disiplin. Ia menambahkan, pencapaian tersebut layak membuat para pendukung PSG bangga karena klub mampu meraih hasil besar tanpa bergantung pada satu atau dua bintang semata.

Dalam pandangan Pique, musim ini menjadi pembuktian bahwa Luis Enrique bukan hanya pelatih berpengalaman, tetapi juga sosok yang mampu membentuk tim dengan identitas kuat dan mental juara. Source link

Related articles

Recent articles