PALANGKA RAYA — Peringatan Hari Ulang Tahun ke-68 Kalimantan Tengah diwarnai langkah yang langsung menyentuh warga. Gubernur Kalteng Agustiar Sabran membagikan gratis 3.000 paket sembako dalam kegiatan pasar murah yang digelar pada Jumat, 23 Mei.
Bantuan di Tengah Tekanan Ekonomi
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah membantu masyarakat yang masih merasakan dampak sulitnya kondisi ekonomi pascapandemi. Paket sembako itu diharapkan dapat meringankan kebutuhan harian warga, terutama mereka yang paling rentan terhadap kenaikan harga bahan pokok.
Di momen ulang tahun provinsi, kegiatan semacam ini juga menjadi penanda bahwa perayaan tidak hanya berhenti pada seremoni. Ada pesan yang ingin ditegaskan: pembangunan daerah perlu berjalan seiring dengan keberpihakan kepada masyarakat kecil.
Wujud Perhatian Pemerintah Daerah
Aksi pembagian sembako tersebut memperlihatkan bagaimana pemerintah provinsi mencoba hadir di tengah kebutuhan nyata warga. Bagi banyak masyarakat, pasar murah bukan sekadar agenda tahunan, melainkan kesempatan untuk mendapatkan bantuan langsung saat daya beli belum sepenuhnya pulih.
Seperti dilansir dari JPNN.com, pembagian 3.000 paket sembako ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang memberi manfaat luas bagi warga Kalimantan Tengah. Di tengah peringatan hari jadi daerah, kebijakan yang menyentuh kebutuhan dasar seperti ini justru menjadi sorotan utama.
Perayaan yang Lebih Dekat ke Warga
Momentum HUT ke-68 Kalteng pun terasa lebih dekat dengan masyarakat. Alih-alih sekadar seremoni, kegiatan pasar murah menghadirkan bentuk perayaan yang memberi manfaat langsung dan memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dengan warganya.
Source link
