27 C
Jakarta

KKHI Makkah Gencarkan Visitasi Jelang Armuzna – Sehat Negeriku

Published:

Makkah — Menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina atau Armuzna, Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah memperketat pemantauan kesehatan jemaah haji Indonesia. Salah satu langkah yang diintensifkan adalah visitasi ke pemondokan-pemondokan jemaah di sejumlah sektor di Makkah, sebagai upaya mencegah kondisi kesehatan menurun saat fase ibadah yang paling menguras fisik itu tiba.

Pengawasan diperluas ke pemondokan jemaah

Tim Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) KKHI Makkah secara rutin mendatangi pemondokan jemaah untuk melakukan pemeriksaan kesehatan awal dan memantau mereka yang tergolong rentan. Kegiatan ini dilakukan bersama Tenaga Kesehatan Haji Kloter (TKHK), agar penanganan bisa lebih cepat ketika ada jemaah yang mulai menunjukkan keluhan.

Langkah tersebut bukan semata pemeriksaan medis, melainkan juga bagian dari pencegahan. Dengan kondisi cuaca Makkah yang panas dan rangkaian ibadah yang padat, jemaah dinilai perlu dijaga sejak dini agar tidak jatuh sakit menjelang Armuzna.

Edukasi stamina dan kewaspadaan penyakit

Selain memeriksa kondisi fisik, visitasi juga dimanfaatkan untuk memberi edukasi kepada jemaah. Petugas mengingatkan pentingnya menjaga stamina, baik fisik maupun mental, selama berada di Tanah Suci. Jemaah diminta memperhatikan pola makan, cukup istirahat, dan tidak memaksakan diri melakukan aktivitas berlebihan.

Hingga kini, sejumlah jemaah tercatat menjalani rawat jalan dengan diagnosis penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan diabetes melitus. Temuan itu memperlihatkan bahwa pemantauan berkala tetap dibutuhkan, terutama bagi jemaah yang memiliki riwayat penyakit atau kondisi tubuh yang mulai menurun.

Armuzna jadi titik krusial

Dalam visitasi di sektor 7 Daerah Kerja (Daker) Makkah, dr. Agus Sulistyawati menegaskan bahwa kesiapan kesehatan jemaah menjadi hal yang tidak bisa ditawar. Ia mengingatkan agar jemaah tidak mengabaikan tanda-tanda kelelahan, terlebih di tengah suhu ekstrem yang kerap menyergap Makkah.

KKHI Makkah menyatakan terus mempersiapkan pelayanan kesehatan agar jemaah dapat menjalani puncak ibadah dengan lebih aman. Di fase Armuzna, ketahanan fisik jemaah akan diuji, sehingga pengawasan dari sekarang menjadi bagian penting untuk menjaga kelancaran ibadah hingga seluruh rangkaian haji selesai.

Source link

Related articles

Recent articles