MADINAH — Di tengah padatnya aktivitas ibadah di Tanah Suci, Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah menjadi salah satu tempat yang memberi rasa aman bagi jemaah haji Indonesia. Bukan hanya soal penanganan medis, tetapi juga suasana pelayanan yang hangat dan perhatian yang membuat sejumlah jemaah merasa lebih tenang selama menjalani perawatan.
Keluhan berkurang, jemaah merasa lebih diperhatikan
Pengalaman itu dirasakan Salamun dan Harti Susina, pasangan jemaah asal Banyumas. Keduanya mengaku kondisi mereka membaik setelah dirawat di KKHI Madinah. Bagi mereka, kenyamanan ruang perawatan, ketersediaan fasilitas, serta perhatian tim medis menjadi bagian penting dari proses pemulihan.
Ungkapan syukur dan terima kasih dari jemaah seperti ini menjadi penanda bahwa layanan kesehatan haji tak hanya diukur dari tindakan medis, tetapi juga dari cara petugas mendampingi pasien di saat tubuh mereka sedang tidak prima.
KKHI Madinah jadi tumpuan layanan kesehatan haji
Dokter Mohammad Imran, Kepala Bidang Kesehatan PPIH Arab Saudi, menyebut masukan positif dari jemaah menjadi dorongan tersendiri bagi tim KKHI untuk terus menjaga mutu pelayanan. Menurut dia, apresiasi dari jemaah menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan petugas di lapangan benar-benar dirasakan manfaatnya.
KKHI Madinah sendiri dilengkapi fasilitas yang cukup lengkap untuk menunjang pelayanan kesehatan jemaah, mulai dari UGD, ruang observasi, rawat inap, ambulans, hingga layanan medis lainnya. Kehadiran fasilitas ini penting untuk memastikan jemaah mendapat penanganan cepat saat membutuhkan pertolongan.
Edukasi kesehatan ikut dijalankan
Selain menangani jemaah yang sakit, tim kesehatan KKHI juga menjalankan edukasi preventif dan promotif. Langkah ini dilakukan agar jemaah tetap menjaga kondisi tubuh selama beribadah, terutama di tengah cuaca dan aktivitas yang menguras fisik.
Pelayanan medis KKHI Madinah terus menjadi salah satu penopang utama kesehatan jemaah haji Indonesia di Madinah. Dukungan dari Kementerian Kesehatan RI melalui Biro Komunikasi dan Informasi Publik juga memperkuat penyebaran informasi layanan kesehatan kepada masyarakat.
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Halo Kemenkes melalui hotline 1500-567, SMS 081281562620, atau email [email protected] -Aji Muhawarman, ST, MKM.
Source link
