28.3 C
Jakarta

Analisis Kocijan Terhadap Barito Putera vs Persib: Apakah Pantas Merupakan Ancaman?

Published:

Bandung — Persib Bandung tak mampu memaksimalkan laga kandang saat menjamu Barito Putera pada lanjutan Liga 1 Indonesia di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Meski berhadapan dengan tim papan bawah, duel itu ternyata jauh dari kata mudah. Mateo Kocijan menilai pertandingan tersebut menunjukkan bahwa posisi di klasemen tidak selalu mencerminkan berat ringannya pertandingan di lapangan.

Barito Putera memberi perlawanan ketat

Persib justru lebih dulu tertinggal setelah Jaime Moreno berhasil membobol gawang Maung Bandung. Situasi makin menekan ketika Edo Febriansah diganjar kartu merah pada menit ke-83, membuat upaya Persib mengejar ketertinggalan menjadi lebih sulit. Dalam kondisi itu, Barito Putera tampil disiplin karena tengah berjuang keluar dari ancaman degradasi.

Namun, Persib tetap menunjukkan daya juang hingga akhir. Gol penyama kedudukan akhirnya datang melalui Yuswanto Aditya di menit-menit akhir pertandingan. Bagi Kocijan, hasil itu menjadi cerminan bahwa Persib tak pernah berhenti menekan, meski keadaan tidak berpihak.

Persib kecewa, tetapi tetap melihat sisi positif

Kocijan mengatakan, dengan peluang yang didapat, Persib seharusnya punya kesempatan untuk menang. Ia menilai penyelesaian akhir menjadi salah satu faktor yang membuat timnya gagal mengamankan tiga poin. Meski sudah memastikan gelar juara, Persib disebut tetap membawa ambisi besar untuk menang di hadapan pendukung sendiri.

Menurut Kocijan, semangat untuk merayakan gelar bersama suporter membuat para pemain tetap berusaha maksimal sampai peluit akhir. Karena itu, hasil imbang ini terasa kurang memuaskan, terlebih gol penyama kedudukan baru tercipta di injury time.

Wasit ikut jadi sorotan

Selain soal hasil pertandingan, Kocijan juga menyoroti kepemimpinan wasit yang dinilainya kurang tegas. Ia menyebut ada insiden tekel keras Murilo terhadap Febri Hariyadi yang menurutnya layak mendapat perhatian lebih serius. Dalam pandangannya, keputusan wasit pada momen itu tidak berjalan sesuai harapan Persib.

Meski begitu, Kocijan menegaskan bahwa Persib tetap menunjukkan soliditas sebagai tim. Ia kembali mengingatkan pentingnya mencetak gol lebih dulu agar laga tidak berkembang menjadi semakin rumit. Bagi Persib, duel melawan Barito Putera menjadi pengingat bahwa dominasi permainan belum tentu cukup tanpa ketajaman di kotak penalti.

Source link

Related articles

Recent articles