AC Milan kembali bergerak mencari arah baru untuk kursi pelatih kepala, dan nama Roberto Mancini ikut masuk dalam radar. Di tengah musim yang dinamis dalam urusan manajerial, klub asal kota mode itu tampaknya tidak hanya memburu sosok yang punya reputasi besar, tetapi juga figur yang bisa menghadirkan ide segar dan permainan yang lebih menarik.
Perubahan Arah di Bursa Pelatih
Sebelumnya, Milan sempat dikaitkan dengan pelatih yang lebih muda seperti Roberto De Zerbi dan Thiago Motta. Namun, dalam perkembangan terbaru, arah pilihan klub disebut bergeser ke sosok yang lebih berpengalaman, seperti Max Allegri dan Maurizio Sarri. Pergeseran ini menunjukkan bahwa Milan kini mempertimbangkan keseimbangan antara gagasan taktik baru dan stabilitas yang biasanya dibawa pelatih senior.
Roberto Mancini Kembali Masuk Radar
Nama Mancini menjadi menarik karena dua alasan utama: rekam jejaknya di sepak bola Italia dan statusnya sebagai pelatih asal Italia, sesuatu yang tampaknya tetap diutamakan Milan. Dalam konteks pencarian pelatih, faktor kebangsaan disebut masih menjadi pertimbangan penting bagi klub. Mancini pun kembali mencuat sebagai opsi yang dianggap layak, terlebih karena pengalamannya di level tertinggi tidak perlu diragukan lagi.
Langkah Serupa di Level Direktur
Pergeseran sikap Milan tidak hanya terjadi di area pelatih. Untuk posisi direktur klub, nama Igli Tare dikabarkan mulai ditinggalkan, sementara Tony D’Amico justru makin diminati. Situasi ini memperlihatkan bahwa Milan tengah menyusun ulang struktur internalnya dengan sangat hati-hati. Klub ingin memastikan setiap keputusan, baik di bangku cadangan maupun di balik layar, benar-benar mendukung target musim depan.
Di tengah proses itu, satu hal menjadi jelas: Milan tidak sedang mencari nama besar semata, melainkan sosok yang paling sesuai dengan kebutuhan tim. Dan dalam daftar yang terus berubah itu, Roberto Mancini kini berdiri sebagai salah satu kandidat paling diperhitungkan.
Source link
