28.5 C
Jakarta

Pimpinan Komisi III Minta Polisi Tindak Perusuh May Day di Semarang

Published:

SEMARANG — Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2025 di sejumlah daerah berlangsung tertib, namun insiden di depan Gedung Jawa Tengah, Semarang, pada Kamis kemarin tetap menyisakan sorotan. Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta kepolisian bertindak tegas terhadap kelompok yang diduga memicu kericuhan dalam aksi tersebut.

Polisi Amankan Belasan Diduga Provokator

Menurut Sahroni, aparat kepolisian telah mengamankan belasan orang yang diduga berasal dari Geng Anarko dan disebut sebagai provokator dalam kerusuhan itu. Ia menilai tindakan mereka bukan bagian dari penyampaian aspirasi buruh, melainkan gangguan terhadap ketertiban umum.

Sahroni mengecam aksi kekerasan yang muncul dalam unjuk rasa tersebut, mulai dari pembakaran ban, pelemparan kayu, hingga perusakan pagar. Baginya, rangkaian tindakan itu justru mencederai suasana damai yang seharusnya mewarnai peringatan May Day.

May Day Seharusnya Jadi Ruang Aspirasi, Bukan Kerusuhan

Ia menegaskan, Hari Buruh Internasional semestinya menjadi ruang bagi pekerja menyuarakan tuntutan secara tertib dan bermartabat. Karena itu, ia meminta aparat tidak memberi ruang bagi pihak-pihak yang sengaja memancing kekacauan dan menggeser makna peringatan tersebut.

“Saya minta polisi segera menindak tegas para pelaku kericuhan itu,” ujar Sahroni dalam keterangannya. Ia menilai langkah cepat diperlukan agar kejadian serupa tidak kembali mengganggu aksi damai buruh di kemudian hari.

Polisi Diminta Lebih Responsif

Di sisi lain, Sahroni menekankan pentingnya sikap responsif dan proaktif dari kepolisian dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan pada momentum besar seperti May Day. Menurut dia, pengamanan yang sigap bukan hanya menjaga kelancaran aksi, tetapi juga melindungi peserta yang benar-benar ingin menyampaikan pendapat secara damai.

Ia berharap penanganan yang tegas terhadap perusuh dapat menjadi pelajaran, sehingga peringatan Hari Buruh di tahun-tahun berikutnya bisa berlangsung lebih aman, tertib, dan tidak dirusak oleh aksi-aksi yang merugikan banyak pihak. Source link

Related articles

Recent articles