Kisah di balik kemenangan Persib Bandung atas PSS Sleman tidak hanya soal tiga gol tanpa balas. Bagi Gervane Kastaneer, sorotan terbesar justru datang dari tribun, tempat Bobotoh menghadirkan atmosfer yang menurutnya sulit dilupakan.
Bobotoh Bikin Persib Bermain Lebih Lepas
Persib menang telak 3-0 atas PSS dalam laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, dengan dukungan sekitar 25 ribu penonton. Bagi Kastaneer, kehadiran puluhan ribu suporter itu bukan sekadar pelengkap pertandingan, melainkan energi tambahan yang terasa sejak awal hingga akhir laga.
Ia menilai sorak-sorai Bobotoh, ditambah koreografi yang kreatif, membuat para pemain Persib tampil lebih percaya diri. Atmosfer yang tercipta di stadion disebutnya fantastis dan sangat membantu tim menjaga intensitas permainan sepanjang 90 menit.
Peran Pemain Ke-12
Kastaneer juga menegaskan pentingnya peran suporter sebagai pemain ke-12. Menurut dia, dukungan yang terus mengalir dari tribun memberi dorongan mental yang besar bagi skuad Persib untuk tetap fokus dan tampil maksimal.
Dalam laga itu, Persib tampil dominan dan berhasil menjaga gawangnya tetap aman. Gol dicetak oleh Gustavo Franca serta brace Tyronne del Pino, yang memastikan kemenangan meyakinkan bagi tim tuan rumah. Di sisi lain, rapatnya dukungan dari Bobotoh ikut memperkuat kepercayaan diri Persib untuk mengontrol jalannya pertandingan.
Kemenangan yang Tak Lepas dari Atmosfer Stadion
Bagi Kastaneer, hasil 3-0 atas PSS Sleman menunjukkan bahwa kemenangan di lapangan bukan hanya buah dari kerja para pemain, tetapi juga dari dukungan yang tak putus dari tribun. Ia melihat hubungan antara tim dan suporter sebagai bagian penting dari performa Persib yang tampil dominan pada laga tersebut.
Di Bandung, kemenangan itu kembali menegaskan satu hal: ketika stadion penuh dan Bobotoh bersuara serempak, Persib kerap mendapat tenaga ekstra untuk menekan lawan sejak menit awal hingga peluit panjang berbunyi. Source link
