PT Bank Negara Indonesia (BNI) kembali memperpanjang kemitraan strategis dengan Ikatan Alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (IKA ITS). Kesepakatan itu ditandai lewat penandatanganan perjanjian kerja sama antara Division Head Institutional Banking 2 BNI, Efrizal, dan Ketua Umum IKA ITS, Wiluyo Kusdwiharto yang juga Direktur PLN, di Grand Ballroom Menara BNI Pejompongan, Jakarta.
Acara tersebut turut dihadiri Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Rektor ITS Prof. Bambang Pramujati, serta jajaran dan alumni ITS. Di tengah suasana yang mempertemukan unsur kampus, industri, dan alumni, kerja sama ini menegaskan peran jaringan alumni yang kian penting dalam mendukung penguatan pendidikan tinggi sekaligus perluasan layanan keuangan digital.
KTA Co-Branding Jadi Titik Utama Kerja Sama
Fokus utama perpanjangan kerja sama ini adalah penerbitan dan pengelolaan Kartu Tanda Anggota (KTA) Co-Branding BNI-IKA ITS. Kartu tersebut tidak hanya berfungsi sebagai identitas resmi alumni ITS, tetapi juga sebagai kartu ATM yang terhubung langsung dengan rekening anggota, serta kartu TapCash untuk transaksi non-tunai.
Melalui skema ini, BNI dan IKA ITS mendorong layanan yang lebih praktis bagi alumni, sekaligus memperkuat integrasi digital di lingkungan organisasi alumni perguruan tinggi. Produk tabungan BNI Taplus digunakan sebagai basis penerbitan kartu, yang dapat diakses melalui pembukaan rekening di cabang BNI maupun secara kolektif.
Jaringan 125 Ribu Alumni Jadi Modal Besar
IKA ITS disebut sebagai wadah bagi lebih dari 125 ribu alumni yang tersebar di berbagai sektor dan wilayah. Besarnya jaringan ini menjadikan IKA ITS bukan sekadar organisasi alumni, melainkan juga simpul yang berpotensi mendorong kontribusi nyata bagi almamater dan pembangunan nasional.
Perpanjangan kerja sama dengan BNI menunjukkan bagaimana institusi keuangan dan komunitas alumni dapat saling menguatkan. Di satu sisi, alumni memperoleh akses layanan perbankan yang terhubung dengan identitas organisasi. Di sisi lain, kampus dan jejaring alumninya mendapat dukungan untuk bergerak lebih terstruktur dalam berbagai agenda pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia.
Sinergi Alumni dan Perbankan
Kerja sama ini menjadi penanda bahwa dukungan terhadap pendidikan tinggi tidak selalu hadir dalam bentuk kegiatan akademik semata. Keterlibatan perbankan melalui layanan yang menyatu dengan identitas alumni memperlihatkan pendekatan yang lebih modern, sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas di masa mendatang.
Dalam konteks itu, BNI dan IKA ITS menempatkan alumni sebagai bagian dari ekosistem yang aktif, terhubung, dan memiliki daya dorong untuk memperkuat almamater. Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa jejaring alumni dapat menjadi salah satu penopang penting bagi kemajuan perguruan tinggi dan kontribusi mereka terhadap bangsa.
Source link
